Saat membeli pc baru, kita
memang merasa nyaman dengan performa pc kita. Namun, cepat atau lambat kita
pasti akan merasakan bahwa pc kita tidak secepat yang dulu, Mungkin pada
awalnya kita memang tidak terlalu merasakannya. Tetapi akan ada suatu titik
dimana pc kita mulai membuat kita kehilangan kesabaran dengan lag atau hang-nya, atau bahkan sering error sendiri dan ke-restart sendiri. Apa yang selanjutnya
kita lakukan? Install ulang Windowsnya? Servis pc-nya? Atau malah beli pc baru?
Hohoho, tidak usah panik, coba dulu cara-cara berikut ini:
1.
Scan pc kalian, pastikan pc
kalian bebas virus, malware, spyware, dll
Yup, sudah tidak asing lagi,
virus komputer sudah dikenal orang banyak sebagai salah satu biang kerok
berbagai masalah pada pc, mulai dari lag,
error, file corrupt, ketidakstabilan
sistem, dll. Mengetahui hal ini, sudah jelas sebaiknya kita tidak membiarkan
virus-virus ini tidak berkeliaran di pc kita. Caranya? Tentu saja dengan
menggunakan Antivirus! Ada berbagai jenis antivirus yang tersedia dan dapat di
download dengan mudah. Tidak sedikit pula antivirus seperti Avast, AVG, dan Avira
yang tersedia secara gratis di Internet. Pastikan pc kalian terlindungi
antivirus. Jika kalian ingin memilih antivirus yang lebih baik, kalian dapat
menggunakan antivirus berbayar seperti BitDefender, Kaspersky, dll. Pastikan
antivirus kalian memberikan perlindungan yang real-time
2. Lakukan cleanup disk
Saat kalian menggunakan pc
kalian untuk membuka program-program tertentu, kadang-kadang program-program
tersebut meninggalkan semacam “jejak” atau dikenal dengan istilah traces. Jika kalian sering menggunakan internet untuk
browsing, kalian juga akan mendapat semacam berkas-berkas berupa cookie dan cache. File-file semacam ini memang berguna ketika kalian
menggunakannya. Tetapi setelah selesai digunakan, file-file ini hanya akan
menjadi semacam “sampah” yang memenuhi pc kalian. Nah, supaya pc kalian tetap
lancar, kalian harus membersihkan sampah-sampah ini. Ada beberapa software free
di internet yang dapat kalian download untuk membersihkan sampah-sampah ini
seperti CCleaner, Advanced System Cleaner, dll.
Selain itu, biasakan
meng-ununstall program-program yang sudah tidak terpakai untuk membebaskan
memori. Beberapa program mudah untuk di uninstall. Tetapi beberapa yang lain
tidak. Untuk meng-uninstall program-program keras kepala ini, kalian bisa
menggunakan program uninstaller yang terdapat di internet seperti Revo
Uninstaller.
3. Lakukan Defragment Disk
Kalian pasti pernah ke
perpustakaan kan? Di sana, buku-buku tersusun dengan rapi, sehingga memudahkan
kita untuk mencarinya. Apakah yang akan terjadi apabila buku-buku tersebut
berantakan dan tidak tersusun dengan rapi? Pertama, tentu akan membuat kita
kesulitan mencari buku yang kita cari. Kedua, itu akan memakan tempat juga. Hal
yang sama juga terjadi dengan file-file pada pc kita. Memang, file-file
tersebut tidak berpindah tempat. Tetapi, file-file tersebut akan memakan memori
dalam jumlah yang lebih besar, karena ada “fragment” di antara file-file
tersebut. Defragment Disk adalah suatu proses “merapikan” file-file ini agar
lebih mudah ditemukan oleh windows, dan memakan memori lebih sedikit. Fitur ini
biasanya sudah terdapat pada windows, kalian bisa melakukannya dengan
mengetikkan “Disk Defrag” pada kolom Run. Biasakan melakukan Defragment Disk
secara teratur (sekitar 3-4 minggu sekali apabila pc sering digunakan)
4. Bersihkan registry
Registry adalah semacam
file-file yang menyimpan kode khusus di dalam system. Apabila ada registry yang
error, tentu akan mengganggu kinerja pc juga. Registry-registry yang tidak
terpakai juga memakan memori. Tentu akan lebih baik apabila registry-registry
error dan tidak terpakai ini kita bersihkan agar tidak mengganggu kinerja pc.
Untuk membersihkan registry, kalian bisa menggunakan program seperti Wise
Registry Cleaner yang tersedia free di internet.
5. Gunakan program yang menggunakan
lebih sedikit memori
Masih adakah di antara kalian
yang masih menggunakan Internet Explorer? Tinggalkan itu. Gunakan Google
Chrome yang jauh lebih ringan dan lebih cepat. Membaca file PDF menggunakan Adobe
Reader? Cobalah gunakan Foxit Reader. Kalian pasti akan merasakan perbedaannya
jika menggunakan program yang lebih ringan. Program yang berat jelas memakan RAM yang lebih banyak, sehingga bikin komputer jadi lemot. Padahal kita bisa memanfaatkan program yang lebih ringan untuk tujuan yang sama.
6. Jalankan Windows Update
Windows Update? No! Mungkin banyak yang berpikir seperti itu. Memang
menyebalkan untuk menunggu karena saat update diinstall kita gak bisa ngelakuin apa-apa. Lebih enak pencet “Remind Me Later”. Pasti banyak yang ngelakuin hal itu. Tapi ketahuilah, Windows Update
memperbaharui file-file Windows yang mungkin sudah “tua” dan "lemot". Windows Update juga
memperbaiki celah-celah keamanan yang masih ada. Sempatkan untuk menginstall
Windows Update saat kalian akan mematikan pc.

.jpg)